09 Januari 2010

sekilas duaribusembilan


2009 sudah berlalu, tapi ada berjuta kenangan yang ga bakal bisa gw lupain sepanjang hidup, yang menyangkut beberapa hal penting dalam hidup gw:

1. Sahabat
Tanggal 30 November 2009 adalah hari yg memorable..
Dimana gw ulang tahun yang ke- ehm.. Dua puluh, dan ketiga sahabat gw memberi suatu kejutan, yang mengharuskan gw pake penutup mata dari kampus sampai suatu tempat yg gw sendiri ga tau. Dari kampus-busway-mobil-secret place tsb mata gw ditutup, plus headset dikuping dgn volume paling pol. Sampe secret place tsb, gw diiket di salah satu pohon, dan akhirnya setelah boleh buka penutup mata, langsung muka gw 'disambut' kue dgn cream tebal, dan diguyur dengan campuran kopi + rinso seEMBER. Iyaloh seEMBER -_- dan ternyata secret place nya adalah rumah saya sendiri. Belum puas mereka mengabadikan kejadian penyiksaan tsb dgn foto-foto dan sejumlah video daaan diupload ke facebook serta ditag ke beberapa orang yg senang melihat saya tersiksa :p
Tapi gw ga bisa marah karna it was my first experience hehehe. Terimakasih, Aprianty Abas, Chairany Yasmita, Wa ode Nurhayda. Makasih juga semua temen-temen & sahabat yg selalu ada buat gw saat gw sedang berada dalam titik terendah, saat terjatuh, dan kalian selalu mengulurkan tangan, membantu gw kembali berdiri dan akhirnya dapat berjalan dengan tegap menyongsong hari esok.
Tapi, di 2009 juga sekaligus gw kehilangan seseorang yg dulu seiya-sekata, yg dulu saling mendukung, mendengar segala keluh-kesah. Kehilangan disini karna suatu permasalahan akibat mempertahankan ego masing-masing, dan karna seseorang yg tidak sepadan yg membuat kita harus kehilangan satu sama lain. Kalau kamu wahai teman, membaca postingan ini, saya cuma mau menyampaikan, tolonglah kita selesaikan semuanya dengan DEWASA, bukan saling membicarakan dibelakang, saling curiga dan mengejek satu sama lain. Betapa jalinan pertemanan kita terlalu berharga dibanding seseorang yang sekedar datang dan meninggalkan luka dihati masing-masing. Sungguh teman, saya mengikhlaskan dia sepenuhnya, saya pun mendukung kamu berjalan berdampingan dengannya. Tapi jgn sangkut-pautkan saya dalam setiap permasalahanmu. Kenapa mesti kamu, teman. Yang membuat saya sakit dan menangis.
Yasudahlah gw jadi melankolis begini, lanjut deh :p

2. Pacar Tersayang
Seseorang yg gw kenal dari social network di tahun 2007, yg awalnya cuma saling ninggalin komen di profile masing-masing, sampe ninggalin nomor hape di message (hahaha) lalu berjalan saling menjaga komunikasi dengan smsan, telp"an. Awalnya gw anggep dia tmn biasa, tapi gw punya some feeling yg mengatakan kalau dia itu istimewa, extra ordinary. Di thn 2008 sempet lost contact karna beberapa hal, daaan di 2009 komunikasi kami terjalin lebih baik lagi, sampai di bulan agustus kita saling berkomitmen untuk memulai suatu hubungan dengan landasan cinta dan kepercayaan :P (agak telenovela sekali bahasa gw). Gw sama dia terpisah oleh suatu Jarak. Antara Jogjakarta-Jakarta.
Dan di tanggal 24 des kita kembali bertemu, menghabiskan waktu bersama hingga tgl 28 des.
Ada berbagai peristiwa yg ga akan gw lupain juga, tapi itu off the record :P yg pasti gw nyaman bersandar disampingnya, gw bisa jadi diri sendiri dan saling menertawakan kebodohan masing-masing. Bukan menutupi kekurangan, tapi kami menerima kekurangan dan menjadikannya kelebihan agar hubungan kami semakin kuat.
Saya bangga bisa mengenalnya, saya bahagia bisa menggandeng tangannya, dan setiap moment yg kami habiskan bersama, tak ada habisnya menggelayuti pikiran saya.
Dapat membuat tersenyum sampai menangis sesenggukan :p
Kami berbeda, sampai perbedaan itu membuat gw tergerak untuk merangkumnya dalam beberapa bait kata:
⌣Dia hidup dalam malam
Aku bekerja untuk siang

⌣Dia pecinta
Aku memuja

⌣Dia melindungi dan menjaga
Aku posesif

⌣Dia menemani selama ku terjaga
Aku membangunkannya dikala ia terlelap

⌣Dia musik
Aku ruang hampa udara

⌣Dia berani
Aku sembunyi

Yah begitulah kira-kira.
Yang pasti, gw romantis dia cuek najis huahahahh..
Derry Ramadhan, terimakasih telah melengkapi hidup saya mengajarkan berbagai pengalaman baru dan membuat saya lebih berani berkomitmen.

3. Keluarga
Gw ini tipikal anak rumahan, tapi ga deket sama orang rumah. Kalo bokap gw bilang, gw itu ambegan dan keras kepala. Tapi nyokap bilang, sifat gw ga jauh beda dari bokap (apaloh paah hehe). Beda sama gw, adek gw satu-satunya, lelaki kesayangan nyokap itu justru paling ga betah dirumah. Tapi yg paling jarang dirumah justru deket sama ortu. Malah gw yg sering hibernasi dikamar, jarang menghabiskan waktu sama bokap-nyokap. Tapi seiring berjalannya waktu, gw coba buat lebih terbuka dengan keluarga gw. I tried to kiss on their cheeks every morning before I went to college.
Yah mungkin bagi sebagian dari kalian, itu adalah hal yg biasa dilakukan. Tapi buat gw, itu adalah hal baru. Karna gw ga biasa mengekspresikan sayang ke ortu :p
Karna pacar juga, gw mulai curhat-curhatan ke nyokap, minta pendapat ke bokap, dan adek gw juga bisa lebih mengenal kakaknya dari si pacar huahahah..
Pokonya jalinan hubungan gw dengan keluarga jauh lebih baik di tahun 2009 :)

Mungkin itu sekilas flashback di tahun 2009, dan masih beribu peristiwa yang terlewati dan pastinya ga semuanya bisa gw ceritain di blog.
Yang pasti 2009 membuat saya lebih bergairahhhhh hidup dan lebih termotivasi untuk lebih baik di 2010. Amien :)

0 komentar on "sekilas duaribusembilan"

09 Januari 2010

sekilas duaribusembilan

2009 sudah berlalu, tapi ada berjuta kenangan yang ga bakal bisa gw lupain sepanjang hidup, yang menyangkut beberapa hal penting dalam hidup gw:

1. Sahabat
Tanggal 30 November 2009 adalah hari yg memorable..
Dimana gw ulang tahun yang ke- ehm.. Dua puluh, dan ketiga sahabat gw memberi suatu kejutan, yang mengharuskan gw pake penutup mata dari kampus sampai suatu tempat yg gw sendiri ga tau. Dari kampus-busway-mobil-secret place tsb mata gw ditutup, plus headset dikuping dgn volume paling pol. Sampe secret place tsb, gw diiket di salah satu pohon, dan akhirnya setelah boleh buka penutup mata, langsung muka gw 'disambut' kue dgn cream tebal, dan diguyur dengan campuran kopi + rinso seEMBER. Iyaloh seEMBER -_- dan ternyata secret place nya adalah rumah saya sendiri. Belum puas mereka mengabadikan kejadian penyiksaan tsb dgn foto-foto dan sejumlah video daaan diupload ke facebook serta ditag ke beberapa orang yg senang melihat saya tersiksa :p
Tapi gw ga bisa marah karna it was my first experience hehehe. Terimakasih, Aprianty Abas, Chairany Yasmita, Wa ode Nurhayda. Makasih juga semua temen-temen & sahabat yg selalu ada buat gw saat gw sedang berada dalam titik terendah, saat terjatuh, dan kalian selalu mengulurkan tangan, membantu gw kembali berdiri dan akhirnya dapat berjalan dengan tegap menyongsong hari esok.
Tapi, di 2009 juga sekaligus gw kehilangan seseorang yg dulu seiya-sekata, yg dulu saling mendukung, mendengar segala keluh-kesah. Kehilangan disini karna suatu permasalahan akibat mempertahankan ego masing-masing, dan karna seseorang yg tidak sepadan yg membuat kita harus kehilangan satu sama lain. Kalau kamu wahai teman, membaca postingan ini, saya cuma mau menyampaikan, tolonglah kita selesaikan semuanya dengan DEWASA, bukan saling membicarakan dibelakang, saling curiga dan mengejek satu sama lain. Betapa jalinan pertemanan kita terlalu berharga dibanding seseorang yang sekedar datang dan meninggalkan luka dihati masing-masing. Sungguh teman, saya mengikhlaskan dia sepenuhnya, saya pun mendukung kamu berjalan berdampingan dengannya. Tapi jgn sangkut-pautkan saya dalam setiap permasalahanmu. Kenapa mesti kamu, teman. Yang membuat saya sakit dan menangis.
Yasudahlah gw jadi melankolis begini, lanjut deh :p

2. Pacar Tersayang
Seseorang yg gw kenal dari social network di tahun 2007, yg awalnya cuma saling ninggalin komen di profile masing-masing, sampe ninggalin nomor hape di message (hahaha) lalu berjalan saling menjaga komunikasi dengan smsan, telp"an. Awalnya gw anggep dia tmn biasa, tapi gw punya some feeling yg mengatakan kalau dia itu istimewa, extra ordinary. Di thn 2008 sempet lost contact karna beberapa hal, daaan di 2009 komunikasi kami terjalin lebih baik lagi, sampai di bulan agustus kita saling berkomitmen untuk memulai suatu hubungan dengan landasan cinta dan kepercayaan :P (agak telenovela sekali bahasa gw). Gw sama dia terpisah oleh suatu Jarak. Antara Jogjakarta-Jakarta.
Dan di tanggal 24 des kita kembali bertemu, menghabiskan waktu bersama hingga tgl 28 des.
Ada berbagai peristiwa yg ga akan gw lupain juga, tapi itu off the record :P yg pasti gw nyaman bersandar disampingnya, gw bisa jadi diri sendiri dan saling menertawakan kebodohan masing-masing. Bukan menutupi kekurangan, tapi kami menerima kekurangan dan menjadikannya kelebihan agar hubungan kami semakin kuat.
Saya bangga bisa mengenalnya, saya bahagia bisa menggandeng tangannya, dan setiap moment yg kami habiskan bersama, tak ada habisnya menggelayuti pikiran saya.
Dapat membuat tersenyum sampai menangis sesenggukan :p
Kami berbeda, sampai perbedaan itu membuat gw tergerak untuk merangkumnya dalam beberapa bait kata:
⌣Dia hidup dalam malam
Aku bekerja untuk siang

⌣Dia pecinta
Aku memuja

⌣Dia melindungi dan menjaga
Aku posesif

⌣Dia menemani selama ku terjaga
Aku membangunkannya dikala ia terlelap

⌣Dia musik
Aku ruang hampa udara

⌣Dia berani
Aku sembunyi

Yah begitulah kira-kira.
Yang pasti, gw romantis dia cuek najis huahahahh..
Derry Ramadhan, terimakasih telah melengkapi hidup saya mengajarkan berbagai pengalaman baru dan membuat saya lebih berani berkomitmen.

3. Keluarga
Gw ini tipikal anak rumahan, tapi ga deket sama orang rumah. Kalo bokap gw bilang, gw itu ambegan dan keras kepala. Tapi nyokap bilang, sifat gw ga jauh beda dari bokap (apaloh paah hehe). Beda sama gw, adek gw satu-satunya, lelaki kesayangan nyokap itu justru paling ga betah dirumah. Tapi yg paling jarang dirumah justru deket sama ortu. Malah gw yg sering hibernasi dikamar, jarang menghabiskan waktu sama bokap-nyokap. Tapi seiring berjalannya waktu, gw coba buat lebih terbuka dengan keluarga gw. I tried to kiss on their cheeks every morning before I went to college.
Yah mungkin bagi sebagian dari kalian, itu adalah hal yg biasa dilakukan. Tapi buat gw, itu adalah hal baru. Karna gw ga biasa mengekspresikan sayang ke ortu :p
Karna pacar juga, gw mulai curhat-curhatan ke nyokap, minta pendapat ke bokap, dan adek gw juga bisa lebih mengenal kakaknya dari si pacar huahahah..
Pokonya jalinan hubungan gw dengan keluarga jauh lebih baik di tahun 2009 :)

Mungkin itu sekilas flashback di tahun 2009, dan masih beribu peristiwa yang terlewati dan pastinya ga semuanya bisa gw ceritain di blog.
Yang pasti 2009 membuat saya lebih bergairahhhhh hidup dan lebih termotivasi untuk lebih baik di 2010. Amien :)

Tidak ada komentar: